Hacking

Basic Password Cracking

Pada kali ini saya akan mengangkat tema yang cukup menyulitkan makanya rada lama karna saya kudu belajar dulu.

Password Cracking

password cracking adalah proses terpenting dalam hacking karna biasanya password – password yang di simpan di database atau data store dalam bentuk enskripsi dan ini adalah salah satu proses hacking yang memakan waktu sangat lama jika kekuatan password sangat kuat.

Password Cracking sendiri punya banyak teknik tapi yang saya tahu dan yang saya jelaskan di sini cuma 3. Maklum ilmu saya sangat terbatas.

  • Dictionary Attack

Dictionary Attack adalah teknik Password Cracking dengan cara mencoba semua kata yang ada di dalam dictionary / kamus Biasanya Di Sebut WordList . WordList ini berisi kumpulan atau list kata – kata yang kemungkinan terkandung dalam password. Sistem kerjanya dari teknik ini adalah mencocokan hasil enkripsi. jadi kata – kata yang di dapat dari WordList di enkripsi lalu di cocokan dengan password yang berbentuk enkripsi juga.

Terus dari mana WordListnya?

WordList bisa di download dari internet, WordList ini kata – katanya bisa sampai ratusan maupun milyaran juta kata kata. tinggal di pilih aja yang sesuai kebutuhan atau bisa di buat dengan program, nah acuan dari wordlist yang di buat oleh program ini adalah hasil SOCENG atau Social Engineering dan Footprinting (Informasi Sistem )

  • Brute Force Attack

Brute Force adalah teknik Password Cracking dengan cara mencoba secara random. keuntunganya adalah dapat memecahkan password yang sangat kuat tapi membutuhkan algoritma program Brute Force yang hebat dan Waktu yang sangat lama. Sistem Kerjanya adalah merangkai kata kata dari A – Z , 0 – 9 bahkan ada juga program brute force yang merangkai huruf, kata, dan simbol. selanjutnya dari rangkaian kata tersebut akan di enkripsi lalu di cocokan.

  • Rainbow Table Attack

Rainbow Table Attack adalah teknik Password Cracking dengan cara mencari password enkripsi di dalam dictionary / kamus. Rainbow attack terdapat enkripsi dan textplain di dalam kamusnya sedangkan dictionary attack hanya textplain yang terdapat di dalam kamus. keuntunganya adalah proses pencarian password lebih cepat karna enkripsi sudah di lakukan pada saat pembuatan dictionary / kamus. semakin banyak list dictionary semakin banyak juga kemungkinan password terpecahkan. karna sistemnya seperti mencari record di database. contoh:

Seorang tukang Bakso ingin memcahkan sandi yang dia dapatkan dengan susah payah. enkripsi password yang di dapatkan si tukang bakso ini adalah f4dba068279755c2b6c6fa8bdca2e640 kemudian si tukang bakso ini mencari jasa penyedia rainbow table di internet. dan penyedia jasa pun menDecrypt kan password untuk si tukang bakso ini. dan akhirnya si tukang bakso mendapatkan password yang sudah di decrypt ” adminpengenbakso “

Demikianlah article yang saya buat, semoga dapat bermanfaat. mohon maaf kalau ada kekurangan ataupun kesalahan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s